Taman on de Blog

Diposting oleh LDKm di 12.20 1 komentar


Ketika Cintaku, Cintamu dan Cinta-Nya Bersemi Indah
Syamil MD’U. Ta’lim Mushalla atau yang lebih akrab disapa limus merupakan kajian rutin mingguan bagi para penuntut ilmu di FKIP MIPA Unmul. Selasa, 6 Maret 2012 menampilkan limus yang tidak biasa bagi para perindunya. Masih seputar sajian artikel islami yang dikupas, namun dengan tema yang lebih familiar dan mengena pada kehidupan sehari-hari. Ketika cintaku, cintamu dan cinta-Nya bersemi indah merupakan topik bahasan di sore hari (pukul 16.30,red) tersebut.
Bertempat di Mushalla baru Darul ‘Ulum, Ust. Ahmad Eka Bayu selaku pembicara mendapatkan kesan baik di mata para pencari ilmu dalam majlis tersebut. Ia menuturkan beberapa hal yang harus kita lakukan untuk membuktikan cinta kita kepada Allah swt. Diantaranya ialah tetap menjaga shalat qiyamul lail, shalat shubuh tepat waktu, menjaga puasa dan shalat sunnah agar terus berjalan, membaca buku islami dan bersilaturahim minimal dengan memberikan senyum pada tiap orang yang kita temui.
Cinta merupakan hal yang selalu mendasari dalam hati tiap insane. Dari penuturannya, cinta atau yangdisebut mahabbatullah dibagi menjadi dua, yakni Ghairu Syar’iyyah dan Syar’iyyah. Ghairu Syar’iyyah adalah cinta berlandaskan syahwat (Q.s. Ali Imran : 4). Sedangkan Syar’iyyah adalah cinta berlandaskan iman, dimana hakikat cinta adalah berlandaskan pada Allah swt, Dzat yang menimbulkan kasih dan sayang kepada orang yang dicintai-Nya (Q.s Ali Imran : 15).
Adapun ciri-ciri cinta ialah selalu mengingat-ingat (Q.s Al anfal : 2), mengagumi (Q.s Al Fatihah : 1), Ar ridha atau rela ( Q.s Al Bayyinah : 8), At Thaddiyah atau berkorban (Q.s Al Baqarah : 207), Al Khouf atau takut, Ar raja’ atau mengharap dan At Tha’ah atau menaati. Limus yang menjadi santapan pekanan para aktivis mushalla tersebut ditutup dengan santapan snack.

Tabligh Akbar’s Komment on The Post

Diposting oleh LDKm di 12.18 0 komentar

Tabligh Akbar’s Komment on The Post

Rahmaniah (Pendidikan Matematika Angkatan 2011)

Tetap semangat MD’U !!

“Acaranya sudah sangat bagus mengingat jarang sekali acara yang bernuansa islami di kampus FKIP MIPA ini diadakan, terlebih mengundang seorang pembicara dari DPD RI. Mungkin kelemahannya adalah kurangnya promosi. Untuk publikasi lewat sms (short message service), sebenarnya sudah cukup terakomodir dengan baik. Hanya saja, kesadaran tiap individu lah yang mengantarkan mereka untuk menghadiri acara ini ataupun tidak. Panitia jangan bersedih dengan minimnya peserta karena ini hanya sebagian ujian dari allah swt. Segala sesuatu yang bagus memang terkadang banyak yang tidak mau mengikutinya, namun jangan jera untuk membuat acara yang seperti ini lagi dikemudian hari. Walaupun hanya sedikit orang yang mengikuti acara ini, tetapi masih ada orang-orang yang selalu menantikan acara-acara dari MD’U. Dan percayalah mungkin ini yang terbaik, kenapa? Karena walaupun dengan jumlah peserta yang terbatas, hasilnya lebih mengena dan lebih maksimal disbanding kehadiran peserta yang banyak tetapi justru tidak mendapat kesan. Tetap semangat MD’U, inilah yang terbaik!”

Pak Taufiq, Dosen Agama FKIP MIPA

MD’U Milik Bersama !

“Kesannya bagus. Kedepannya mungkin ditingkatkan koordinasinya supaya kehadiran peserta bisa optimal. Dioptimalkan sosialisasinya di awal, jangan hanya di internal FKIP. Dilihat dari timing, mungkin ini agak mendadak karena perlu dilihat juga tanggal aktif kuliahnya untuk wilayah FKIP agar kehadiran peserta dapat optimal. Karena sayang, Ust. Muslih datang ke sini (Samarinda,red) khusus untuk menghadiri acara ini. Tausiyah semacam ini sangat bermanfaat sehingga nantinya diharapkan ditingkatkan koordinasinya, komunikasinya dan sosialisasinya serta disinkronkan dari segi timingnya. Dengan disebutkannya ada doorprize, pemutaran film, akan menjadi nilai jual yang menarik. Inilah perjuangan kita! Apabila yang baik itu kurang menarik, dijadikan sebuah evaluasi. Mengapa kurang menarik? Mungkin karena kita belum bisa menjadikan mereka tertarik. Buatlah inovasi-inovasi baru dalam kegiatan seperti lomba karya tulis ilmiah supaya terlihat pula dari sisi jurnalistiknya”.

Special comment to panitia :

“Panitia luar biasa, semangat dan ditingkatkan lagi! Jangan lupa ada generasi! Tetap semangat, terus berkoordinasi antara adik tingkat dengan kakak tingkat. Dipikirkan bagaimana rencana yang baik untuk ke depan. Generasi itu penting untuk berlangsungnya kegiatan. Lebih dilibatkan lagi semua karena saya mendengar kebanyakan pengurus berasal dari matematika. Kebersamaan sangat penting agar merasakan MD’U itu milik bersama. Jangan lupakan mentoring lanjutannya karena ilmu itu bersifat long life education.”

Bedah Buku ”Prophetic Learning” : Menjadi Cerdas dengan Jalan Kenabian

Diposting oleh LDKm di 12.08 0 komentar


Bedah Buku ”Prophetic Learning” : Menjadi Cerdas dengan Jalan Kenabian
Syamil MD’U. Auditorium Universitas Mulawarman menderu ketika seorang pendidik dari sebuah Universitas Negeri di Yogyakarta, Dwi Budiyanto, M.Hum memberi sapaan. Disampaikan olehnya dalam bedah buku “Prophetic Learning” yang digagas oleh Lembaga Dakwah Kemahasiswaan Mushalla Darul ‘Ulum Universitas Mulawarman (LDKm MD’U Unmul), penjelasan trik sukses yang dikemas apik.
Materi inti yang disampaikan pukul 09.30 tersebut cukup mereset ulang pemikiran para audiensi mengenai sukses dalam proses pembelajaran. Semua orang memiliki potensi, tetapi hanya beberapa orang saja yang memiliki mental juara, tuturnya tegas. Beliau menyarankan mempercepat langkah gerak untuk meraih kesuksesan.
Hiburan nasyid yang dipersembahkan oleh Suara Pendidikan pun mampu menghipnotis para tamu untuk terus berdecak kagum. Ditutup dengan pemberian doorprize yang disponsori oleh Zoya Collection, 163 peserta pulang dengan membawa oleh-oleh tanda tangan penulis buku tersebut.

Tabligh Akbar : Momentum Sadari Kebanggaan terhadap Islam

Diposting oleh LDKm di 12.03 0 komentar



Tabligh Akbar : Momentum Sadari Kebanggaan terhadap Islam
Syamil MD’U. Gemuruh tepuk tangan memenuhi lapangan parkir Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mulawarman (FKIP Unmul) yang berlokasi di Gunung Kelua, Samarinda. Tabligh Akbar yang digagas oleh Lembaga Da’wah Kemahasiswaan Mushalla Darul ‘Ulum (LDKm MD’U) FKIP Unmul tersebut disambut dengan antusiasme peserta yang mampu menyentak bangunan kampus biru tersebut.
Tabligh akbar yang dimeriahkan oleh hiburan nasyid dari Soul Nasyid Center ini menambah apiknya acara yang dibintangi oleh KH. Muslihuddin Abdurrasyid, Lc, M, Pdi. Acara yang digelar pada hari Minggu, 04 Maret 2011 tersebut menghadiahkan 5 doorprize yang dipersembahakan oleh Telkomsel kepada para pesertanya. Tak ayal, setiap pertanyaan yang diajukan oleh panitia menjadi rebutan para peserta.
Dalam ceramahnya, KH. Muslihuddin Abdurrasyid membeberkan kesempurnaan Islam dalam tiap lugasan tuturnya. Menurutnya, pemuda-pemudi Islam haruslah bangga dengan mengeyam agama Islam sebagai diennya. Ia juga menegaskan ada dua hal yang menghalangi kita dari menyadari kebanggaan dengan identitas kita tersebut.
Seringkali kita disibukkan dengan hal lain yang sejatinya tidak memberi manfaat bagi agama kita. Hal-hal penting yang harusnya menjadi fokus pemikiran kita dengan mudahnya terlupakan begitu saja karna ruang di dalam otak kita terpenuhi dengan hal-hal yang kurang begitu penting. Masa muda seorang pemuda lantas menjadi masa suram karena perilakunya yang tak tersibukkan dalam agama bahkan dapat dikatakan tak mengenal agama. Hal-hal inilah yang membuat seseorang merasa tidak ada kebanggaan padanya untuk mengenal islam lebih jauh lagi.
Tabligh akbar ini merupakan salah satu dari 2 macam kegiatan dalam rangkaian acara milad LDKm MD’U yang mengusung tema “Melalui Milad LDKm MD’U, Ciptakan Generasi Pembaharu”. Meskipun jumlah peserta yang hadir sangat minim, tapi euphoria acara yang begitu mengena tidak akan dilupakan oleh pesertanya.
“Walaupun masih banyak kursi kosong, namun disinilah orang-orang yang tersentuh hatinya datang untuk menyimak acara tabligh akbar ini,” ujar wakil dekan FKIP MIPA saat ditanya komentarnya mengenai acara yang dimulai pukul 09.00 Wita tersebut.

Serangkaian Acara Milad LDKm MD’U XI : Bedah Buku dan Tabligh Akbar

Diposting oleh LDKm di 11.58 0 komentar



Serangkaian Acara Milad LDKm MD’U XI : Bedah Buku dan Tabligh Akbar
Syamil MD’U. Tiap tanggal 17 Februari menjadi tanggal yang ditunggu-tunggu bagi segenap pengurus Lembaga Da’wah Kemahasiswaan Musholla Darul ‘Ulum Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mulawarman (LDKm MD’U). Bila mengenang 11 tahun yang lalu dari tahun ini (2012,red), tanggal 17 februari 2001 merupakan tanggal bersejarah dimana untuk pertama kalinya MD’U mengadakan musyawarah besar yang bertujuan membentuk sebuah kepengurusan.
Sebelas tahun berdiri membuat lembaga yang sedang dalam ‘keremajaan’ ini ternyata bertindak cukup dewasa dan tidak manja dalam mengurusi kepentingannya. Di milad yang ke-XI ini pun, serangkaian acara yang memotivasi pesertanya untuk menjadi yang terbaik dihadirkan. Mulai dari bedah buku Prophetic Learning oleh Dwi Budiyanto, M. Hum selaku penulisnya sendiri pada tanggal 25 Februari 2012 hingga tabligh akbar yang diisi oleh KH. Muslihuddin Abdurrasyid, Lc, M, Pdi pada tanggal 04 maret 2012, gempita semangat dan dukungan baik dari panitia, peserta dan alumni terus berdatangan.
Meski kadang kala terseok-seok dalam proses pencarian dana, namun acara-acara tersebut dapat sampai ke hati kita dengan nuansa yang sempurna. Bedah buku yang dihadiri oleh 163 peserta pun tak kalah menimbulkan kesan yang mendalam.
“Acaranya bagus. Pematerinya juga sangat bagus dan jadi bersemangat lagi,” tutur Fera Emy, mahasiswi Pendidikan Matematika ’10.
Antusiasme yang bagus juga terlihat dari peserta tabligh akbar. Meski minim peserta, suntikan semangat dan saran demi terciptanya acara milad tahun depan yang lebih menuai manfaat terus berdatangan.
“Acaranya sudah bagus, hanya saja perlu ditingkatkan lagi. Koordinasi antara sesama panitia masih kurang. Namun untuk keseluruhan jalannya acara, sudah bagus,” ucap Sri Rahayu, mahasiswi Fakultas Teknik ’11.
Hadirnya kombinasi acara yang mengundang massa tersebut cukup menyemangati para panitia untuk terus melahirkan kegiatan yang inovatif di tahun-tahun berikutnya.

Pages

Recent Posts

Labels

Pengikut